Kamis, 12 Juni 2014

Pramuka Dan Karakter Generasi Bangsa

Pramuka Dan Karakter Generasi Bangsa
Kepanduan atau pramuka merupakan wadah gerak bagi peserta didik dibawah pimpinan mereka sendiri dalam rangka melakukan kegiatan – kegiatan yang positif, inovatif dan produktif yang akan membantu mereka dalam mengembangkan fungsi kewarganegaraan dengan daya tarik dalam lingkungan.
Dewasa ini ada sebuah kenyataan yang teramat pahit atau mungkin juga sebuah cobaan dan tantangan yang teramat berat, ketika semakin banyak jumlah remaja penyandang masalah sosial. Mereka terjebak kedalam perilaku yang menyimpang dan telah larut menghambakan dirinya kepada tata nilai asing. Mereka  berpotensi untuk menimbulkan berbagai problema sosial di masyarakat. Di samping itu secara internal, terdapat pula ketidaksiapan mental dan rohani pada sebagian remaja, sehingga mereka gagal untuk mempertahankan diri dari pengaruh negatif yang menyesatkan.
Dari sini Pramuka berperan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara melaksanakan semua prinsip dasar yang sudah tertuang pada AD/ART. Sehingga, dengan begitu problema di masyarakat yang sebagian besar dialami, dan disebabkan oleh kaum muda dapat diminimalisir ataupun dimusnahkan agar tercipta masyarakat yang makmur dan terorganisir dengan baik. Serta terjaganya generasi muda dari ancaman-ancaman era globalisasi yang semakin besar memiliki ancaman untuk menjerumuskan generasi muda.
Dalam menanamkan dan menumbuhkan karakter bangsa, dikepramukaan mempergunakan 10 pilar yang  menjadi kode kehormatan. Kode kehormatan mempunyai makna suatu norma (aturan) yang menjadi ukuran kesadaran mengenai akhlak yang tersimpan dalam hati yang menyadari harga dirinya, serta menjadi standart tingkah laku pramuka di masyarakat. 10 pilar tersebut bernama dasa dharma, yaitu
1.      Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2.      Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3.      Patriot yang sopan dan kesatria.
4.      Patuh dan suka bermusyawarah.
5.      Rela menolong dan tabah.
6.      Rajin,terampil dan gembira.
7.      Hemat,cermat dan bersahaja.
8.      Disiplin, berani dan setia.
9.      Bertanggung jawab dan dapat dipercaya dan
1.  Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.


oleh : Sheilla Nurlailly Insani

Peranan Kepramukaan

Peranan Kepramukaan
Peran kepramukaan dalam menanamkan dan menumbuhkan karakter bangsa
Sering terjadi kerancuan dalam memahami hakikat apa itu pramuka, kepramukaan dan Gerakan Pramuka. Kata Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti “rakyat muda yang suka berkarya”.
Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka yang terdiri dari anggota muda (siaga, penggalang, penegak), anggota dewasa muda (pandega), anggota dewasa (Pembina pramuka, pelatih, Pembina profesional, pamong SAKA, instruktur SAKA, pimpinan SAKA, andalan dan anggota MABI. Kepramukaan adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga, dalam bentuk kegiatan menarrik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis, yang dilakukan di alam terbuka dengan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan. Sedangkan Gerakan Pramuka adalah Gerakan (Lembaga) Pendidikan yang komplementer dan suplementer (melengkapi dan memenuhi pendidikan yang diperoleh anak/remaja/pemuda di rumah dan di sekolah), pada segmen yang belum ditangani oleh lembaga pendidikan lain yang pelaksanaannya mengunakan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan; di Alam Terbuka (outdoor activities), dan yang sekaligus dapat menjadi upaya “self education” bagi dan oleh anak/remaja/pemuda/pramuka sendiri.
Gerakan Pramuka sebagai penyelenggara pendidikan kepanduan Indonesia yang merupakan bagian pendidikan nasional, bertujuan untuk membina kaum muda dalam mencapai sepenuhnya potensi-potensi spiritual, sosial, intelektual dan fisiknya, agar mereka bisa:
·         Membentuk, kepribadian dan akhlak mulia kaum muda
·         Menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air dan bela negara bagi kaum muda
·         Meningkatkan keterampilan kaum muda sehingga siap menjadi anggota
masyarakat yang bermanfaat, patriot dan pejuang yang tangguh, serta menjadi calon pemimpin bangsa yang handal pada masa depan.
Gerakan Pramuka berlandaskan prinsip-prinsip dasar sebagai berikut:
·         Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
·         Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam
·         Peduli terhadap dirinya pribadi
·         Taat kepada Kode Kehormatan Pramuka
Metode kepramukaan merupakan cara memberikan pendidikan watak kepada anggota muda,yaitu dengan:
·         Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka
·         Belajar sambil melakukan kegiatan yang menyenangkan atau menghibur
·         Sistem berkelompok
·         Kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai    dengan perkembangan rohani dan jasmani peserta didik
      ·         Kegiatan di alam terbuka
·         Sistem tanda kecakapan
·         Sistem satuan terpisah untuk putera dan puteri
·         Kiasan Dasar
Di dalam pramuka bukanlah materi atau isi pelajaran yang lebih dipentingkan melainkan melahirkan dan menumbuhkan sikap-sikap serta perbuatan-perbuatan yang baik yang akan membentuk intelegensia, kekuatan jasmani dan karakter dari diri tersebut. Hal tersebut terlihat pada cara kerja regu dan kelompok penggalang,dimana mereka diajak untuk bekerja sama dalam satu tim dalam mencapai satu tujuan yang sama, sehingga dalam kelompok tersebut dapat terlihat latihan dalam berdemokrasi, bahkan itu adalah demokrasi pancasila dalam praktiknya.


            Oleh : Noor Azias Fatmawati

Sana Sini Pramuka Generasi yang Cerdas

Sana Sini Pramuka Generasi yang Cerdas
Pramuka? Praja muda karana. Itulah salah satu kegiatan ekskul wajib disekolahku SMA Negeri 1 Waru. kegiatan pramuka merupakan salah satu kegiatan yang mendidik dan mengasyikkan. Pendidikan utama yang ada dalam kegiatan pramuka ini adalah membentuk karakter untuk setiap anggotanya. Selain belajar kita juga dapat bermain serta bereksperimen dalam kegiatan pramuka. Akan tetapi sekarang peminat kegiatan pramuka ini semakin berkurang salah satu contohnya teman-temanku yang ada disekolah, jika mereka diajak untuk latihan pramuka, mereka pasti mengeluh. Banyak sekali alasan. Ada yang ingin pulang, ingin inilah itulah, kadang juga aa yang ikut hanya karna terpaksa. Hmm.. jujur sih kadang aku juga seperti itu, maklumlah manusia tidak ada ynag sempurna, hehe. Mungkin mereka seperti itu karena mereka belum mengerti keuntungan kegiatan pramuka. Pdahal banyak sekali keuntungan dari kegiatan pramuka tersebut contohnya adalah sikap disiplin dan mandiri. Hal tersebut sesuai dengan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.
            Tri Satya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
·        Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjalankan pancasila.
·        Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
·        Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
Dasa Darma
Pramuka itu :
1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
3. Patriot yang sopan dan kesatria
4. Patuh dan suka bermusyawarah
5. Rela Menolong dan tabah
6. Rajin, terampil dan gembira
7. Hemat, cermat, dan bersahaja
8. Disiplin Berani dan setia
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan

            oleh : Putri Dewi Mutasyah Rahmah

Pendidikan karakter melalui kepramukaan

Pendidikan karakter melalui kepramukaan

Pendidikan karekter terdiri dari dua kalimat, yaitu pendidikan dan karakter. Pendidikan adalah proses pewarisan budaya dan karakter bangsa bagi generasi muda untuk peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan bangsa di masa mendatang. Sedangkan karakter yaitu watak, tabiat, akhlak atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan  yang dinyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak. Maka Pendidikan karater yaitu proses pewarisan budaya pada generasi muda untuk membentuk kepribadian sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak.
Dalam tujuan pendidikan nasional,  pendidikan karakter merupakan gambaran tentang kualitas manusia Indonesia yang harus dikembangkan oleh satuan pendidikan, serta menjadi dasar dalam mengembangkan pendidikan karakter bangsa. Pendidikan karakter lebih mudah  diberikan pada usia dini, hal ini akan mudah diterima dan tersimpan dalam memori anak,  akan membawa pengaruh pada perkembangan watak dan pribadi anak hingga dewasa. Menurut Daniel Golemen dalam bukunya Kecerdasan Ganda menyebutkan bahwa kecerdasan emosional dan sosial dalam kehidupan dibutuhkan 80%, sedangkan kecerdasan intektual hanya sebesar 20%. Untuk itu pendidikan karakter akan mudah diberikan  melalui jalur pendidikan, salah satunya adalah pendidikan nonformal. Jadi kecerdasan emosional dan sosial lebih membawa dampak pada  perjalanan hidup bahkan karier anak dikemudian hari. Berbagai media bisa digunakan untuk pendidikan karakter, salah satunya melalui Kepramukaan.
Sistem among dilaksanakan dengan menerapkan prinsip kepemimpinan:
a. di depan menjadi teladan;
b. di tengah membangun kemauan; dan
c. di belakang mendorong dan memberikan motivasi kemandirian.
 Pendidikan kepramukaan dalam Sistem Pendidikan Nasional termasuk dalam jalur pendidikan nonformal yang diperkaya dengan pendidikan nilai-nilai gerakan pramuka dalam pembentukan kepribadian yang berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki kecakapan hidup.
Gerakan Pramuka, merupakan sala satu kegiatan ekstrakurikuler yang memiliki visi, misi, arah, tujan dan strategi yang jelas. Jenis kegiatan pengembangan pada setiap satuan sekolah mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi jelas tertuang dalam Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan. Gerakan Pramuka mendidik kaum muda Indonesia dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan yang pelaksanaannya diserasikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia agar menjadi manusia Indonesia yang lebih baik, dan anggota masyarakat Indonesia yang berguna bagi pembangunan bangsa dan negara.


            Oleh : Hamima Rani

Peran Pramuka Dalam Mencerdaskan Anak Bangsa

Pramuka merupakan kegiatan yang sering di perkenalkan disetiap sekolah baik tingkat dasar maupun tingkat menengah. Kegiatan pramuka sendiri dinilai menjadi kegiatan yang wajib diikuti siswa. Pramuka sering mengajarkan tentang berbagai hal, seperti kesetiaan, kekompakan tim dan yang sering dibicarakan pramuka menimbulkan rasa ‘kedisiplinan’ yang tinggi. Entah itu disiplin dalam hal waktu, perbuatan bahkan penampilan.
Dizaman modern ini, anak remaja sering mencari jati diri mereka. Mereka sering mencoba sesuatu tanpa tau efek yang ditimbulkannya. Sehingga tak heran apabila mereka tidak berhati-hati mereka akan mendapatkan efek yang negatif daripada yang positif. Karna itulah pramuka ada. Didalam pramuka, pramuka mengajarkan kita dalam mencari jati diri kita tanpa memberikan efek yang negatif. Kegiatan-kegiatan positif yang sering diadakan pramuka, seperti kegiatan Baksos (Bakti Sosial), yang mengajarkan kita agar kita selalu menolong sesama makhluk hidup. Juga kegiatan seperti persami (perkemahan sabtu-minggu) atau perjusami (perkemahan jum’at-sabtu-minggu) yang melatih kepemimpinan kita, kekompakan kita dengan teman satu tim, mencintai alam, dan kedisiplinan. Pramuka juga mengajarkan kita agar selalu bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dari kegiatan positif yang diberikan pramuka, kita dapat mencari jati diri kita yang sebenarnya. Kita juga terhindar dari arus modern yang dapat memberikan efek negatif bagi kita.

 oleh : Aprillia Qurnia Devi

Peran Pramuka Dalam Mencerdaskan Anak Bangsa

Peran Pramuka Dalam Mencerdaskan Anak Bangsa
 
Pramuka merupakan kegiatan yang sering di perkenalkan disetiap sekolah baik tingkat dasar maupun tingkat menengah. Kegiatan pramuka sendiri dinilai menjadi kegiatan yang wajib diikuti siswa. Pramuka sering mengajarkan tentang berbagai hal, seperti kesetiaan, kekompakan tim dan yang sering dibicarakan pramuka menimbulkan rasa ‘kedisiplinan’ yang tinggi. Entah itu disiplin dalam hal waktu, perbuatan bahkan penampilan.
Dizaman modern ini, anak remaja sering mencari jati diri mereka. Mereka sering mencoba sesuatu tanpa tau efek yang ditimbulkannya. Sehingga tak heran apabila mereka tidak berhati-hati mereka akan mendapatkan efek yang negatif daripada yang positif. Karna itulah pramuka ada. Didalam pramuka, pramuka mengajarkan kita dalam mencari jati diri kita tanpa memberikan efek yang negatif. Kegiatan-kegiatan positif yang sering diadakan pramuka, seperti kegiatan Baksos (Bakti Sosial), yang mengajarkan kita agar kita selalu menolong sesama makhluk hidup. Juga kegiatan seperti persami (perkemahan sabtu-minggu) atau perjusami (perkemahan jum’at-sabtu-minggu) yang melatih kepemimpinan kita, kekompakan kita dengan teman satu tim, mencintai alam, dan kedisiplinan. Pramuka juga mengajarkan kita agar selalu bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dari kegiatan positif yang diberikan pramuka, kita dapat mencari jati diri kita yang sebenarnya. Kita juga terhindar dari arus modern yang dapat memberikan efek negatif bagi kita.

Lima Poin Mencerdaskan Bangsa Bersama Pramuka



PRAMUKA?
Apa Pramuka itu penting?
Apa Pramuka itu bermanfaat?
           Itulah pertanyaan sebagian besar pelajar SD, SMP ataupun SMA. Mereka tidak mengetahui akan pentingnya pendidikan karakter Pramuka dalam mencerdaskan bangsa. Jika kita mengacu pada arti kiasan ‘Nyiur’ yang mana ia dapat tumbuh dimana saja yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan. Pramuka adalah wadah pelatihan dan pendidikan yang menghasilkan atau mencetak generasi yang mampu hidup berdampingan dan mandiri.
“Pramuka mengajarkan untuk bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, cinta alam dan kasih sayang terhadap sesama manusia, patriot yang sopan dan ksatria, patuh terhadap orang tua, pemimpin dan Tuhan, suka bermusyawarah untuk mencapai mufakat, rela menolong orang lain, tabah, rajin, terampil, selalu gembira, orang hemat, cermat, bersahaja, disiplin, berani dalam kebenaran, setia bertanggung jawab, dan selalu bisa untuk dipercaya”
Berikut beberapa contoh Pramuka dalam mencerdaskan bangsa :
  • Pramuka mengajarkan kita untuk selalu bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga mewujudkan generasi yang baik budi pekerti.  
  • Membangun karakter yang disiplin dan juga bertanggungjawab. Artinya seorang Pramuka jika mengikuti Pramuka akan tertanam jiwa disiplinnya karena di dalam Pramuka selalu ada konsekuensi yang dapat menciptakan karakter disiplin dan bertanggungjawab tersebut. 
  • Mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan. Artinya segala yang terjadi dalam Kepramukaan akan ditanggung bersama-sama dan membuat rasa kebersamaannya tumbuh dengan cepat dan mulai berkembang, seperti hal yang sedang mendirikan tenda, di dalam pendirian tenda tersebut akan membutuhkan banyak bantuan untuk memasangnya, jadi seorang Pramuka akan membagi-bagikan tugasnya dan bekerja sama untuk bisa mendirikan tenda tersebut.
  • Dapat meningkatkan Kreatifitas, Inovatifitas dan Imajinatifitas. Artinya seorang Pramuka dapat membuat hal baru, dari yang baik menjadi lebih baik dan dari yang lebih baik jadi lebih sangat baik. 
  • Dapat melatih kemandirian. Maksudnya kan anak Pramuka itu nanti akan ada acara seperti perkemahan begitu, jadi nanti saat perkemahan tersebut kita akan terlatih kemandirian kita seperti memasak, cari makan, cari air dengan tanpa bantuan orang tua kita. 
Lima poin diatas sudah menjadi unsur pokok akan terwujudnya generasi bangsa yang cerdas. Oleh karena itu kita sebagai generasi penerus bangsa sangat beruntung sekali mendapatkan pembelajaran yang ada dalam kegiatan pramuka.

Oleh : Yurischa N.K